Tips Networking untuk Pekerjaan

  1. Home
  2. Blog
  3. Tips Networking untuk Pekerjaan
BlogInformasi Teknologi

Tips Networking untuk Pekerjaan | Warung Komputer

Tips Networking untuk Pekerjaan

Tahukah kamu bahwa sebagian besar pekerjaan saat ini diperoleh bukan dari mendaftar lowongan terbuka, tetapi melalui networking atau membangun jaringan?
Suatu perusahaan belum tentu memublikasikan semua kesempatan kariernya di media seperti LinkedIn, Kalibrr, atau Jobstreet. Semakin penting posisinya, perusahaan semakin lumrah memprioritaskan pencarian kandidat melalui rekrutmen tertutup atau program referral sebelum rekrutmen terbuka.
Ini bukan berarti perusahaan “menutup diri” terhadap kandidat di luar jaringan mereka, atau bahwa melamar untuk lowongan terbuka itu tidak bermanfaat. Namun jika sedang mencari anggota tim, kamu kemungkinan besar akan lebih nyaman bekerja dengan orang yang kamu kenal dibandingkan orang asing, bukan?
Berikut adlaah sejumlah tip untuk memaksimalkan potensi networking dalam membantu kamu mendapatkan tawaran pekerjaan.

Coba berbagai sarana networking di sekitar kamu

Networking mungkin terdengar sulit, namun kamu kemungkinan besar sudah memiliki jaringan yang bisa kamu kembangkan. Kelompok seperti teman, rekan kerja, atau alumni kampus juga bisa membantu kamu memajukan karier. Jika memungkinkan, pastikan bahwa orang-orang yang kamu percayai mengetahui ambisi karier kamu.
Di samping itu, ada berbagai macam cara untuk memperluas jaringan. Kamu bisa berkenalan dengan orang baru secara profesional melalui:

  • Bergabung dengan event atau komunitas, atau
  • Menambah kontak media sosial seperti LinkedIn.

Kamu bisa mencari informasi event lewat platform seperti Meetup atau Eventbrite. Carilah acara dengan tema yang sesuai dengan bidang yang kamu incar, terutama yang diselenggarakan oleh komunitas yang rutin bertemu. Komunitas-komunitas profesional sering kali akan mengedarkan informasi kesempatan pekerjaan bagi para anggotanya.
Jika berkenalan secara online, ingat bahwa kamu akan berkenalan dalam konteks profesional dan profil kamu akan menjadi kesan pertama. Karena itu, buatlah profil media sosial yang kamu gunakan terlihat “menjual,” sama seperti CV. Pastikan bahwa informasi di dalamnya sudah diperbarui dan bisa menggambarkan pencapaian serta keahlian kamu.
Jangan merasa khawatir kamu akan terkesan “sok dekat.” Seperti kamu, seseorang kemungkinan besar juga datang ke event atau membuat profil LinkedIn untuk membangun jaringan, sehingga mereka akan senang jika mendapatkan hubungan yang produktif.

Kualitas di atas kuantitas

Mencoba opsi sebanyak mungkin bukan berarti mendapatkan kenalan sebanyak-banyaknya. Kamu tidak perlu berkenalan dengan semua orang di suatu event atau komunitas. Lima hubungan dekat yang kamu kembangkan dengan baik bisa lebih bermanfaat dibandingkan lima puluh kartu nama yang sekedar kamu koleksi saja.
Jika kamu melakukan networking untuk tujuan spesifik seperti mencari kerja, lebih baik kamu identifikasi lebih dahulu bidang yang yang ingin kamu tekuni atau perusahaan yang membuatmu tertarik. Setelah itu, fokuskan upaya networking kamu ke acara atau orang-orang yang memenuhi kriteria tersebut.
Ketika berencana hadir ke acara, jangan hanya bersiap berkenalan dan basa-basi saja. Lakukan riset lebih dahulu mengenai topik atau tujuan acara tersebut dan pastikan bahwa kamu memiliki hal yang bisa didiskusikan atau ditanyakan. Dengan begitu, kamu bisa menjalin percakapan menarik yang membuat orang mengingat kamu.

Tips Networking untuk Pekerjaan

Prioritaskan hubungan yang dekat dan produktif dengan sejumlah orang terpilih dibandingkan sekedar berkenalan dengan banyak orang.
Ketika berkenalan secara online, jangan lupa kirimkan pesan berisi perkenalan diri kamu dan mengapa kamu tertarik berkenalan dengan mereka. Pastikan mereka tahu bahwa kamu ingin mengenal mereka secara spesifik, bukan karena asal klik saja.
Jika kamu merasa bisa berbincang banyak hal dengan mereka, kamu juga bisa coba mengajak mereka mengobrol secara langsung.

Mulai dengan menanyakan informasi
Ingat bahwa orang-orang dalam jaringan kamu adalah individu dengan pekerjaan dan tujuan karier masing-masing, bukan tiket kamu menuju kesuksesan. Percakapan kamu sebaiknya tidak sekedar meminta bantuan atau bersifat transaksional. Dengan kata lain, kamu sebaiknya tidak terburu-buru meminta referensi untuk lowongan apalagi mengirimkan CV jika mereka belum menawarkan.

Bayangkan kamu mulai menyinggung topik pencarian kerja seperti ini:

Saya sangat tertarik untuk bekerja di bidang X dalam perusahaan Anda. Kira-kira bisakah Anda membantu saya untuk mendapatkan posisi tersebut?

Kalaupun ia bersedia membantu, kemungkinan besar ia hanya meneruskan CV atau referral ke bagian SDM atau tim lainnya. Kamu sudah mendapat bantuan yang kamu inginkan, sementara ia akan merasa sudah membantu kamu sebisanya. Interaksi kalian berdua kemungkinan besar akan berakhir di situ, sementara kamu belum tentu mendapat pekerjaan yang kamu incar.

Bandingkan dengan ini:

Selama ini, saya sangat tertarik menekuni bidang X. Saya memahami Anda sudah berpengalaman dalam bidang X di perusahaan Anda. Kira-kira bisakah Anda berbagi tip atau pengalaman mengenai pekerjaan Anda?

Percakapan yang dihasilkan berpotensi lebih produktif dan menarik. Orang tersebut mungkin akan mengingat ketertarikan atau bakat kamu dalam bidang tersebut, dan ia bisa saja merekomendasikan kamu jika ada posisi terbuka saat itu atau di masa depan. Jika tidak, ilmu yang kamu dapatkan darinya tetap bisa membantu kamu mencari kesempatan lainnya.

Bangun hubungan yang berkepanjangan

Jangan anggap mendapatkan pekerjaan sebagai “kemenangan” dari kegiatan networking kamu dengan seseorang. Justru, ini sebaiknya menjadi satu tahapan saja dalam hubungan kerja yang positif dengannya. Hubungan yang telah kamu bangun sebaiknya tidak berhenti ketika kamu sudah sukses mendapat pekerjaan hasil rekomendasi orang tersebut.
Ingat juga bahwa mereka belum tentu bisa membantu kamu. Meski mereka sudah mengenal kamu dengan baik, mungkin tidak ada posisi yang terbuka, atau mereka tidak memiliki wewenang untuk merekomendasikan kamu. Terima bahwa mereka berhak memiliki pertimbangan masing-masing, dan jangan anggap itu hal yang personal.
Salah satu kunci networking adalah bersabar; seseorang mungkin tidak bisa membantu kamu saat ini, namun bisa jadi ia akan membantu kamu di masa depan. Membangun hubungan profesional yang baik bisa menjadi jalan kamu menuju berbagai kesempatan menarik, baik dalam mencari kerja atau hal lainnya.

Tips Networking untuk Pekerjaan | Warung Komputer

Sumber: TechinAsia Indonesia

Warung Komputer menyediakan layanan Jasa Pembuatan Website, SEO, Digital Marketing dan Jasa Service Laptop/Komputer yang memiliki tenaga ahli professional dan berpengalaman.
blank

Warung Komputer | Your Trusted IT Partner
Telpon/WhatsApp : 0811-1014-930
Email : mail@warungkomputer.co.id
Website : warungkomputer.com

Artikel Terkait

blank
Polapikir Sistematis Dalam Startup
blank
Daftar Handphone 5G Termurah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Kategori Artikel

Archives

Menu