Jenis Jenis Firewall dan Kegunaannya

  1. Home
  2. Blog
  3. Jenis Jenis Firewall dan Kegunaannya
BlogInformasi Teknologi

Jenis Jenis Firewall dan Kegunaannya | Warung Komputer. Di zaman yang serba canggih ini, setiap perangkat computer sudah sepatutnya terkoneksi dengan sebuah jaringan global yang bernama internet. Tak hanya beragam manfaat yang kita peroleh dari terkoneksinya internet dengan PC atau laptop kita, melainkan juga kita harus siap dengan berbagai ruang kejahatan yang tersedia di dunia maya. Maka dari itu, dibutuhkan suatu perangkat yang berfungsi menyaring mana saja yang diperbolehkan berhubungan dengan computer yang kita miliki. Apakah anda penasaran apa nama perangkat itu? Ya, namanya Firewall. Namun, jika anda belum tahu apa itu firewall dan jenis-jenisnya, kami akan menguraikannya di bawah ini.

Jenis Jenis Firewall

Jenis Jenis Firewall dan Kegunaannya

Apa Itu Firewall? Dalam bahasa kita, Firewall artinya tembok api yang difungsikan sebagai perangkat, entah itu perangkat lunak ataupun perangkat keras guna mengamankan sistem computer yang anda miliki dengan cara pengendalian lalu lintas jaringan. Dalam hal ini, firewall akan memberikan izin dalam lalu lintas antar jaringan yang diketahui keamannya. Sebaliknya, firewall tidak akan member izin jika lalu lintas tersebut tidak aman. Maka dari itu, kebutuhan akan firewall tak terelakkan lagi bagi anda atau perusahaan yang berbadan hukum serta memiliki akses dunia maya. Inilah yang akan memberikan perlindungan menyeluruh pada perangkat digital dari berbagai serangan hacker ataupun cracker yang berniat jahat mencuri berbagai data penting anda.

Melihat betapa dibutuhkannya firewall, ragamnya pun bervariasi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Di antaranya, terdapat 7 jenis firewall yang perlu anda ketahui sebagai aktivis dunia maya. Ketujuh jenis tersebut kami uraikan secara jelas di bawah ini.

(Baca juga: Penjelasan Firewall Serta Fungsi dan Cara Kerjanya)

Jenis Firewall yang Perlu Anda Kenali

1. Packet Filter

Jenis firewall yang pertama ini merupakan jenis yang paling simple. Firewall yang satu ini merupakan sebuah computer yang dibekali dengan dua buah Network Interface Card (NIC) yang mana fungsinya menyaring berbagai paket yang masuk. Umumnya, perangkat ini dikenal dengan packet-filtering router.

2. Circuit Level Gateway

Jenis berikutnya yaitu Circuit Level Gateway. Jenis ini umumnya baerupa komponen suatu proxy server. Tidak hanya itu, firewall tersebut beroperasi dalam level yang memang lebih tinggi pada model referensi OSI ketimbang jenis Packet Filter Firewall. Firewall ini tepatnya bekerja pada lapisan sesi (session layer). Adapun modifikasi dari jenis firewall ini cukup berguna bagi siapa saja yang ingin menyembunyikan informasi yang berkaitan dengan jaringan terproteksi, meskipun firewall jenis ini tak melakukan penyaringan atas beragam paket individual dalam suatu koneksi.

3. Application Level

Jenis selanjutnya kita kenal dengan Application Level Firewall yang mana jenis ini dapat disebut sebagai Application Level Gateway atau application proxy. Penggunaan firewall ini akan mengakibatkan tidak dibolehkannya paket untuk masuk melewati firewall tersebut secara langsung. Namun demikian, aplikasi proxy pada suatu computer yang mengaktifkan firewall akan mengalihkan permintaan tersebut pada layanan yang ada dalam jaringan privat. Kemudian meneruskan respons permintaan tersebut ke computer atau PC yang pertama kail membuat permintaan dimana letaknya berada di jaringan publik.

4. Network Address Translation (NAT)

Disingkat dengan NAT, jenis firewall yang satu ini menyediakan proteksi secara otomatis terhadap system di balik firewall. Pasalnya, Firewall berjenis NAT ini hanya mengizinkan koneksi dari computer yang letaknya di balik firewall. Sementara itu, tujuan NAT firewall yaitu melakukan multiplexing pada lalu lintas jaringan internal lalu menyampaikannya ke jaringan semacam WAN, MAN ataupun jaringan Internet yang memang lebih luas jaringannya.

Hal ini membuat paket tersebut seolah-olah berasal dari sebuah IP address. Di samping itu, NAT membuat tabel yang berisikan informasi tentang koneksi yang dijumpai oleh firewall. Fungsi dari tabel ini yaitu memetakan alamat suatu jaringan internal  ke eksternalnya. Adapun kemampuan dalam meletakkan seluruh jaringan di balik IP address berdasarkan pada pemetaan port-port NAT firewall.

5. Stateful Firewall

Jenis Firewall yang satu ini dikenal sebagai sebuah firewall dengan fungsinya dalam menggabungkan berbagai keunggulan yang biasanya ditawarkan oleh firewall berjenis packet filtering, Proxy dan Circuit Level dalam suatu system. Firewall jenis ini dapat melakukan filtering pada lalu lintas atas dasar karakteristik paket, sebagaimana halnya filtering berjenis packet filtering serta memiliki pengecekan pada sesi koneksi guna meyakinkan kalau sesi koneksi tersebut diizinkan.

 6. Virtual Firewall

Yang perlu juga anda ketahui yaitu adanya virtual firewall dimana nama virtual tersebut adalah sebutan yang dialamatkan pada firewall logis tertentu yang berada dalam suat perangkat fisik (seperti computer maupun perangkat firewall yang lain). Pengaturan dari firewall ini memperbolehkan beberapa network untuk dapat diproteksi oleh firewall yang memiliki keunikan dimana fungsinya menjalankan kebijakan keamanan system yang tentunya unik juga, cukup dengan memanfaatkan sebuah perangkat.

Dengan memanfaatkan firewall tersebut, sebuah ISP atau Internet Service Provider dapat menghadirkan layanan firewall untuk para pelanggannya agar lalu lintas dari jaringan mereka akan selalu aman, yaitu hanya dengan memfungsikan sebuah perangkat. Tentunya, ini akan menjadi langkah penghematan biaya (efisiensi) yang signifikan, walaupun firewall jenis yang satu ini hanya ditemukan pada firewall yang berasal dari kelas atas, misalnya Cisco PIX 535.

7. Transparent Firewall

Di antara jenis-jenis firewall yang telah disebutkan sebelumnya, jangan pernah lupakan jenis yang terakhir, yaitu Transparent Firewall. Jenis ini bisa juga disebut dengan bridging firewall yang mana bukanlah merupakan firewall murni, akan tetapi hanya sebuah turunan atas satateful firewall. Transparent firewall melakukan apa saja yang dapat dilakukan oleh firewall jenis packet filtering, sebagaimana halnya stateful firewall serta tak Nampak oleh pengguna. Maka dari itu jenis firewall yang satu ini bernama Transparent Firewall.

Itulah Jenis Jenis Firewall dan Kegunaannya, jika ada pertanyaan silakan tulis di kolom komentar. Semoga bermanfaat & terima kasih sudah mampir.

Sumber: DosenIT

Warung Komputer menyediakan layanan Jasa Pembuatan Website, SEO, Digital Marketing dan Jasa Service Laptop/Komputer yang memiliki tenaga ahli professional dan berpengalaman.

Warung Komputer | Your Trusted IT Partner
Telpon/WhatsApp : 0811-1014-930
Email : mail@warungkomputer.co.id
Website : warungkomputer.com

Artikel Terkait

blank
Tips Mudah Menjalankan XAMPP
blank
Penjelasan Proxy Serta Fungsi dan Cara Kerjanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Kategori Artikel

Archives

Menu